Apakah Penyakit Bipolar  Itu & Bagaimana Mengatasinya?

Apakah Penyakit Bipolar Itu

Penyakit Bipolar atau gangguan psikis bipolar adalah gangguan mental yang ditandai dengan adanya perubahan emosi yang drastis. Seseorang yang menderita bipolar akan dengan cepat merasakan gejala mania (sangat senang) namun dalam sekejap bisa merasakan depresif (sangat terpuruk). Perubahan emosi yang drastis biasanya ditandai dengan perubahan darisangat bahagia menjadi sangat sedih, dari optimis menjadi pesimis, dari penuh semangat menjadi malas dan sebagainya. Apakah Penyakit Bipolar Itu bisa disembuhkan? Jawabannya bisa, dan yang terpenting bagi penderita adalah bagaimana mereka bisa mengelola energi & emosi dan mengkondisikan suasana hati.

Tidak bisa dipungkiri apapun bentuk perubahan emosi akan berkaitan langsung dengan isi pikiran dan hati. Oleh karena itu pengendalian pikiran dan hati menjadi kunci utama. Dalam kasus Bipolar yang berat, apalagi yang tidak mendapat perhatian dari keluarga serta penanganan yang serius akan menjadikan penderita bisa kehilangan jatidiri. Hilang kesadaran dirinya dan akan cenderung menyakiti dirinya sendiri.

Karena perubahan emosi pada penderita Bipolar merupakan hal utama yang harus mendapatkan penanganan, maka menjaga kesetabilan emosi juga penting. Dalam program Bioenergi Healing, peserta akan mendapatkan cara dan strategi bagaimana mengelola diri, menggali potensi dan mengelola energi dengan baik sehingga akan sangat bermanfaat bagi penderita bipolar. Dimana biasanya pada kasus yang belum akut fase perubahan emosi pada penderita bipolar berlangsung dalam hitungan minggu atau bulan.

Apa Saja Gejala yang Bisa Terlihat Pada Penyakit Bipolar

Apakah Penyakit Bipolar Itu

Dari devinisinya bahwa gangguan bipolar gangguan psikis yang membuat penderitanya mengalami perubahan emosi yang drastis. Dimana sebelum terjadi perubahan dari satu emosi ke emosi lain, biasanya terdapat fase ada kondisi yang mengindikasikan suasana hati atau emosi pasien normal. Meskipun pada kasus tertentu, perubahan emosi juga dapat terjadi tanpa adanya fase normal. Tiap keadaan emosi atau gejala, baik mania mau pun depresi, dapat berlangsung selama berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan.

Gejala mania yang muncul pada penderita gangguan bipolar dapat berupa:

  1. Merasa sangat bahagia atau senang atau bahkan tergila-gila sama sesuatu.
  2. Ritme dalam berbicara sangat cepat, keras, sering, dan tidak seperti keadaan normal.
  3. Sangat bersemangat.
  4. Adanya rasa percaya diri yang berlebihan.
  5. Tidak ingin tidur
  6. Tidak ada nafsu makan
  7. Sensitif dan mudah terganggu
  8. Suka membuat keputusan yang buruk
  9. Tidak bisa fokus pada sesuatu
  10. Mudah lupa
  11. Melakukan hal-hal yang tidak wajar
  12. Tidak labil dan mudah mencari pelarian semu seperti konsumsi alkohol atau penyalahgunaan NAPZA

Sementara itu gejala depresi yang muncul pada penderita bipolar dapat berupa:

  • Merasa sedih berlebihan dan putus asa.
  • Lemas dan kurang energi.
  • Sulit berkonsentrasi atau mengingat sesuatu.
  • Hilang keinginan untuk beraktivitas.
  • Merasa kesepian dan tidak berguna.
  • Merasa bersalah.
  • Pesimis terhadap segala hal.
  • Tidak nafsu makan.
  • Gangguan dalam tidur seperti sulit tidur atau bangun terlalu dini.
  • Suka menyakiti diri sendiri
  • Muncul keinginan untuk bunuh diri.

Gejala Penyakit Bipolar yang muncul pada penderita dengan kondisi yang sudah kronis terkadang muncul gejala mania atau depresi dalam waktu bersamaan. Apabila hal ini yang terjadi anggota keluarga harus bisa melakukan pengawasan khusus. Dan dalam kondisi seperti ini ketulusan, kasih sayang serta kepedulian yang sesungguhnya kepada penderita akan mudah meredakan gejala bipolar dengan baik.

Mengatasi Gangguan atau Penyakit Bipolar

Apakah Penyakit Bipolar Itu

Sebagaimana dilansir dari www.alodokter.com dalam banyak kasus beberapa gejala yang dialami penderita gangguan bipolar mirip dengan kondisi lain, seperti penyakit tiroid, serta dampak dari kecanduan alkohol atau penyalahgunaan NAPZA. Oleh karena itu, dalam penanganan medis biasanya dokter terlebih dahulu akan mengajukan beberapa pertanyaan kepada keluarga atau kerabat pasien terkait gejala. Misalnya sejak kapan dan seberapa sering gejala gangguan bipolar muncul, serta melakukan pemeriksaan laboratorium guna memastikan penyebab gejala yang muncul.

Apabila hasil pemeriksaan awal menunjukan adanya dugaan gangguan bipolar, pasien akan dirujuk ke dokter spesialis kesehatan jiwa atau psikiater. Psikiater akan melakukan pengamatan terhadap pola berbicara, berpikir, dan bersikap pasien. Ketika hasil pemeriksaan dirasa cukup, psikiater akan mengklasifikasikan kondisi pasien berdasarkan Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders (DSM-5) dan segera dilakukan pengobatan.

Penanganan yang dilakukan bertujuan untuk meredakan gejala yang muncul, tetapi penanganan akan membutuhkan waktu yang lama. Maka dari itu perlu kepatuhan dari pasien, dan pengawasan dari keluarga serta dokter.

Penanganan gangguan bipolar dapat dilakukan dengan pemberian obat dan psikoterapi. Untuk menentukan metode yang tepat, pasien dianjurkan untuk berkonsultasi secara langsung dengan dokter.

Penanganan Penyakit Bipolar dengan Pemberian Obat

Terdapat beberapa jenis obat yang dapat digunakan untuk meredakan gejala gangguan bipolar, dan masing-masingnya memiliki fungsi yang berbeda. Pasien dianjurkan untuk terlebih dahulu berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan obat.

Beberapa obat yang biasa digunakan untuk meredakan gejala gangguan bipolar meliputi:

  • Moodstabilizer, seperti lithium, lamotrigine, dan carbamazepine.
  • Antikonvulsan, seperti asam valproat.
  • Antipsikotik, seperti aripiprazole, olanzapine, quetiapine, dan risperidone.
  • Antidepresan, seperti fluoxetine, escitalopram, dan sertraline

Dokter juga dapat mengombinasikan 2 atau lebih jenis obat, terutama jika perubahan gejala yang dialami pasien terjadi sangat cepat. Penggunaan dan penghentian obat harus dengan anjuran dokter. Penggunaan obat yang tidak sesuai dengan kondisi pasien, berpotensi menimbulkan efek samping obat dan justru membahayakan pasien.

Penanganan Penyakit Bipolar dengan Psikoterapi

Terdapat beberapa metode psikoterapi yang dapat digunakan dalam meredakan gejala gangguan bipolar. Untuk menentukan metode yang tepat, pasien dianjurkan untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter.

Berikut metode psikoterapi yang biasa digunakan untuk menangani gejala gangguan bipolar:

  • Interpersonal and social rhythm therapy (IPSRT). IPSRT merupakan metode yang terfokus pada kestabilan ritme aktivitas sehari-hari, seperti waktu untuk tidur, bangun, hingga makan. Teraturnya ritme dalam beraktivitas mampu membantu pasien untuk mengendalikan gejala gangguan bipolar.
  • Cognitive behavioral therapy (CBT). Dengan CBT atau terapi perilaku kognitif ini, dokter akan membantu pasien dalam mendeteksi hal yang dapat memicu munculnya gejala gangguan bipolar, sehingga hal tersebut dapat diganti dengan sesuatu yang positif.
  • Psychoeducation. Dokter akan mengedukasi pasien dengan hal-hal yang perlu diketahui terkait kondisi yang tengah diderita. Dengan begitu, pasien dapat dengan sendirinya mengidentifikasi penyebab munculnya gejala, menghindarinya, dan membuat strategi penanganan ketika gejala gangguan bipolar muncul.

Peran keluarga juga sangat dibutuhkan dalam kondisi ini. Dengan mengenal dan mengetahui cara menangani kondisi pasien, keluarga dapat membantu pasien dalam mencegah sekaligus mengendalikan munculnya gejala.

Selain beberapa metode di atas, dokter juga dapat menggunakan terapi listrik atau biasa disebut terapi elektrokonvulsif. Namun, metode ini biasanya digunakan ketika pengobatan lain tidak efektif menangani gejala yang muncul.

Perubahan Gaya Hidup

Untuk mengurangi risiko gejala gangguan bipolar semakin buruk, penerapan pola hidup sehat dapat membantu. Beberapa contoh upaya yang dapat dilakukan adalah:

  • Berhenti mengonsumsi alkohol atau NAPZA.
  • Jalin hubungan yang sehat dan positif.
  • Atur rutinitas yang sehat, seperti tidur yang cukup dan mengonsumsi makanan bergizi seimbang.
  • Penuhi kebutuhan cairan tubuh.

Apakah Penyakit Bipolar itu bisa disembuhkan?

Apakah Penyakit Bipolar Itu

Selain dengan metode pengobatan selain dengan obat, psikoterapi, perubahan gaya hidup, penyakit bipolar bisa diatasi dengan Penyembuhan alami melalui  Energi Kehidupan (Bioenergi).

Apabila Anda sudah melakukan tindakan pengobatan bipolar sebagaimana tersebut diatas, sudah menjalani pengobatan maupun therapi dalam jangka panjang namun belum menyembuhkan gangguan Bipolar Anda bisa mengikuti Program penyembuhan alami  Bioenergi Healing secara gratis. Namun apakah bisa seseorang yang menderita Bipolar mengikuti program Pelatihan?

Siapapun yang menderita gangguan Bipolar yang masih dalam tahap awal dan masih memiliki kesadaran diri yang baik, serta punya keinginan sembuh, bisa mengikuti Bioenergi Healing untuk pembersihan energi negatif yang menyebabkan kekacauan pikiran dan mengganggu emosi. Karena Bipolar lebih disebabkan gangguan perubahan emosi maka dengan pembersihan energi negatif siapapun akan mendapatkan ketenangan dan mampu mengendalikan emosi juga kesetabilan pikiran. Hati pun lebih tenang dan damai sehingga seseorang lebih bisa mengendalikan dirinya.

Anjuran:

Namun apabila orang yang mengalami gangguan bipolar sudah dalam kondisi yang tingkat kesadaran dirinya tidak stabil, sehingga memerlukan bimbingan atau pengawasan  orang lain secara khusus, bisa memanfaatkan Kapsul Penyembuhan Bioenergi sebagai solusinya. Karena dengan kapsul penyembuhan Bioenergi Anda akan mendapatkan peningkatan kualitas energi yang sangat bermanfaat untuk pengendalian diri dan emosi dan bisa membantu penyembuhan gangguan bipolar dengan lebih cepat.

Energi Bioelektromagnetik yang ada dalam Kapsul Bioenergi Penyembuhan menjadi cara praktis dan mudah tanpa pelatihan. Anda juga tidak perlumelakukan pengobatan, atau minum obat dalam jangka panjang namun cukup dengan satu butir kapsul dan gangguan Bipolar bisa teratasi. Bahkan tanpa harus mengikuti pelatihan Anda akan mendapat manfaat kapsul yang berkali lipat dari manfaat pembersihan energi negatif. Karena melalui Bioenergi Adjustment saat minum Kapsul Bioenergi, setelah pembersihan Anda akan mendapatkan proses penyeimbangan dan penyelarasan serta peningkatankualitas energi. Sehingga peningkatan level energi tersebut yang akanmempercepat proses penyembuhan Bipolar bahkan penyakit lain yang menyertainya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

INGAT SEHAT ITU MAHAL!

Dan disini anda akan belajar cara Lebih SEHAT, BEBAS stres, dan Lebih PRODUKTIF
secara GRATIS!!!
Ya..Betul-betul Gratis 100%.

Tunggu apa lagi,
segera daftar & bergabung
di Bioenergi Healing
sekarang juga.

DAFTAR DISINI SEKARANG!

Banner-Bioenergi-Healing

Bioenergi Healing
Customer Service

  • Jln. Veteran 153, Yogyakarta
  • 0853 2727 1999
  • (hotline)
    9:00 WIB - 19:00 WIB