Blog

Kenali Tanda Tanda Penyakit Ginjal dan Temukan Penyembuhannya Segera!

Tanda Tanda Penyakit Ginjal

Ginjal Anda adalah sepasang organ yang terletak di bagian punggung bawah Anda dan mempunyai fungsi yang sangat penting bagi kelangsungan hidup Anda yaitu menyaring darah dan membuang racun dari tubuh Anda. Lalu, apa yang terjadi jika ginjal Anda mengalami masalah atau disfungsi? Bagaimana dengan racun-racun yang ada di tubuh Anda? Apakah Anda merasakan beberapa tanda tanda penyakit ginjal? Tentu saja ginjal Anda tidak bisa bekerja dengan maksimal dan racun dalam tubuh Anda tidak bisa dinetralisir secara normal sehingga akan mudah menyebar dan merusak fungsi organ lainnya. Sangat berbahaya bagi kesehatan dan kelangsungan hidup Anda bukan? Kondisi di mana ginjal Anda sudah tidak bisa bekerja dengan normal atau terjadi disfungsi merupakan salah satu kondisi gagal ginjal. Gagal ginjal terjadi ketika ginjal Anda kehilangan kemampuan untuk menyaring limbah dari darah Anda secukupnya. Sehingga Anda perlu penyembuhan penyakit ginjal secara tepat, segera.

Pelajari artikel terkait berikut ini :

10 Gejala Penyakit Ginjal Yang Wajib Disadari
Tip-Tip Penting dalam Pencegahan Penyakit Ginjal
13 Makanan Penyebab Sakit Ginjal Yang Harus Dihindari
13 Makanan Sehat Yang Bagus untuk Dikonsumsi
Pengobatan Penyakit Ginjal Secara Umum
Pengobatan Ginjal Terbukti Dengan Bioenergi Healing

Anda perlu mengetahui beberapa faktor yang menyebabkannya seperti terkena paparan racun terhadap pencemar lingkungan atau obat-obatan tertentu. Selain itu, beberapa penyakit akut dan kronis tertentu juga bisa mempengaruhi kerja ginjal Anda, terutama penyakit yang mengharuskan Anda mengonsumsi obat-obatan setiap harinya. Beberapa faktor secara umum lainnya adalah dehidrasi berat, kurangnya konsumsi air putih, maupun trauma ginjal. Lalu, seperti apakah sebenarnya tanda tanda penyakit ginjal yang perlu Anda kenali dan waspadai? Bagaimana cara menanganinya sehingga kondisi tersebut tidak berlanjut semakin memburuk? Berikut gejala ginjal bermasalah dan cara mengatasinya secara lebih lengkapnya.

10 Gejala Penyakit Ginjal Yang Wajib Disadari

Tanda Tanda Penyakit Ginjal

Apakah sekarang Anda sudah yakin jika Anda terkena penyakit ginjal atau hanya menerka-nerka saja? Jika Anda mengalami beberapa tanda tanda penyakit ginjal berikut, Anda perlu segera menemui dokter dan melakukan pengecekan lebih lanjut.

Gejala 1 – Mudah Lelah

Apakah Anda mudah lelah dan sulit berkonsentrasi? Bisa jadi hal ini disebabkan oleh fungsi ginjal yang mulai menurun. Mengapa demikian? Penurunan fungsi ginjal yang parah dapat menyebabkan penumpukan racun dan kotoran di dalam darah. Hal ini dapat menyebabkan orang merasa mudah lelah, lemah dan dapat membuatnya sulit berkonsentrasi. Komplikasi lain penyakit ginjal adalah anemia, yang dapat menyebabkan kelemahan dan kelelahan.

Gejala 2 – Sulit Tidur

Ketika ginjal tidak mampu menyaring dengan benar, racun tetap berada di dalam darah dan mengikutinya sepanjang alirannya ke seluruh tubuh. Kondisi ini bisa membuatnya Anda sulit untuk tidur. Hal ini juga terdapat hubungan antara obesitas dan sleep apnea (gangguan tidur). Yang lebih sering terjadi pada mereka dengan penyakit ginjal kronis, dibandingkan dengan kondisi pada umumnya.

Baca juga : Cara Mengatasi Insomnia Dengan Cepat Tanpa Obat Medis

Gejala 3 – Urin Berbusa

Jika terdapat banyak gelembung-gelembung kecil menyerupai busa dalam urin menunjukkan banyaknya protein dalam urin. Gelembung tersebut nampak seperti yang Anda lihat ketika sedang mengocok telur. Karena protein umum yang ditemukan dalam urin, albumin, adalah protein yang sama yang ditemukan dalam telur. Waspadai hal tersebut, karena urin yang berbusa seperti itu bisa menjadi salah satu tanda penyakit ginjal.

Gejala 4 – Intensitas Buang Air Kecil Lebih Sering

Apakah Anda sering merasa ingin buang air kecil setiap waktu? Apakah intensitas Anda buang air kecil Anda menjadi lebih sering, terutama di malam hari? Ini bisa menjadi pertanda penyakit ginjal. Ketika filter ginjal rusak, kondisi tersebut dapat menyebabkan peningkatan keinginan untuk buang air kecil. Walaupun terkadang kondisi ini juga bisa menjadi tanda infeksi saluran kencing atau pembesaran prostat pada pria.

Gejala 5 – Darah Dalam Urin Anda

Ginjal yang sehat biasanya menyimpan sel-sel darah di dalam tubuh ketika menyaring limbah dari darah untuk membuat urin. Tetapi ketika filter ginjal telah rusak, sel-sel darah ini dapat mulai “bocor” keluar ke urin. Selain menjadi salah satu tanda tanda penyakit ginjal, darah dalam urin dapat menjadi indikasi penyakit lainnya. Seperti tumor, batu ginjal, atau infeksi. Apakah Anda pernah mengalaminya? Anda perlu mulai memperhatikan urin Anda mulai saat ini.

Gejala 6 – Kulit Kering Dan Gatal

Tanda Tanda Penyakit Ginjal

Apakah akhir-akhir ini Anda merasa bahwa kulit Anda kering dan juga gatal? Anda boleh saja menyepelekan hal ini, akan tetapi faktanya ini menjadi salah satu tanda tanda penyakit ginjal. Ginjal yang sehat mampu melakukan banyak pekerjaan penting seperti membuang kotoran dan cairan ekstra dari tubuh Anda. Serta membantu membuat sel darah merah, menjaga tulang tetap kuat dan bekerja mempertahankan jumlah mineral yang tepat dalam darah. Kulit kering dan gatal bisa menjadi tanda penyakit mineral dan tulang yang sering menyertai penyakit ginjal. Ketika ginjal tidak lagi mampu menjaga keseimbangan mineral dan nutrisi dalam darah Anda.

Gejala 7 – Bengkak Di Sekitar Mata

Coba periksa area sekitar mata Anda, jika Anda mengalami bengkak di sekitar mata Anda. Maka Anda perlu lebih waspada karena merupakan tanda tanda penyakit ginjal. Protein dalam urin adalah tanda awal bahwa filter ginjal telah rusak, memungkinkan protein bocor ke dalam urin. Bengkak di sekitar mata Anda dapat disebabkan oleh fakta bahwa terjadi kebocoran pada ginjal. Sehingga protein tersebut lebih banyak terbawa dalam urin, daripada tersimpan di dalam tubuh.

Gejala 8 – Bengkak  di Area Kaki dan Pergelangan Kaki

Tahukah Anda jika fungsi ginjal yang menurun juga dapat menyebabkan retensi Natrium? Yaitu yang bisa menimbulkan pembengkakan di kaki dan pergelangan kaki. Pembengkakan di area tersebut juga bisa menjadi tanda penyakit jantung, penyakit hati, dan masalah pembuluh darah kronis. Jadi segera pastikan cek ke dokter untuk mengetahui penyakit pasti yang sedang Anda derita.

Gejala 9 – Nafsu Makan Buruk

Nafsu makan yang buruk tidak hanya menjadi salah satu tanda bahwa sistem pencernaan Anda mengalami gangguan. Akan tetapi juga bisa menjadi salah satu tanda tanda penyakit ginjal. Memang tanda tersebut merupakan gejala yang sangat umum. Tetapi penumpukan racun yang dihasilkan dari penurunan fungsi ginjal bisa menjadi salah satu penyebabnya.

Gejala 10 – Otot-Otot Anda Mudah Kram

Apakah Anda merasa jika akhir-akhir ini Anda mudah terkena otot kram? Pada situasi ini, ketidakseimbangan elektrolit dapat terjadi akibat gangguan fungsi ginjal. Misalnya, kadar kalsium yang rendah dan fosfor yang tidak terkontrol dapat menyebabkan kram otot. Waspadai juga dengan kondisi yang sering Anda alami jika dibarengi dengan gejala-gejala lainnya.

10 gejala penyakit ginjal tersebut bisa menjadi ciri ciri penyakit ginjal stadium awal. Apakah Anda merasakan atau mengalami beberapa gejala di atas? Anda perlu waspada.

Tip-Tip Penting dalam Pencegahan Penyakit Ginjal

Tanda Tanda Penyakit Ginjal

Kurangilah risiko terkena gejala maupun penyakit ginjal yang makin serius. Anda perlu melakukan tindakan preventif maupun penyembuhan secara intensif dan juga berkelanjutan. Selain itu, Anda tentunya akan disarankan untuk melakukan pengobatan secara medis. Yaitu melalui beberapa obat-obatan hingga terparahnya lagi adalah operasi maupun transplantasi ginjal.

Untuk segera menanggulangi tanda tanda penyakit ginjal, tidak ada salahnya jika Anda segera melakukan beberapa cara dan tindakan yaitu:

Jangan Merokok

Dalam kondisi apapun, merokok memang sangat dilarang karena membawa begitu banyak penyebab suatu penyakit. Dalam hal ini, Merokok dapat merusak ginjal Anda dan membuat kerusakan ginjal menjadi lebih buruk dan terjadi disfungsi ginjal. Jika Anda seorang perokok, maka cobalah untuk berhenti merokok demi kesehatan ginjal dan tubuh Anda secara keseluruhan. Tentunya akan terasa berat, akan tetapi jika ini demi kehidupan Anda sendiri, mengapa tidak?

Kurangi Garam dalam Diet Anda

Diet bukan hanya tentang menurunkan badan. Diet dalam hal ini merupakan pertimbangan penting bagi Anda untuk menangani atau mengurangi risiko gangguan fungsi ginjal. Dalam kondisi yang seperti ini, ginjal sulit untuk mencerna makanan yang mengandung banyak garam atau kalium. Sehingga, Anda perlu membatasi konsumsi garam dan juga makanan yang mengandung tinggi kalium. Seperti Pisang, Aprikot, Blewah, Ubi jalar, yoghurt, bayam, dan Alpukat.

Hindari Minuman Beralkohol

Ginjal Anda berfungsi untuk menyaring zat berbahaya dari darah Anda dan salah satunya yaitu alkohol. Alkohol dapat menyebabkan perubahan fungsi ginjal dan membuat kinerja ginjal kurang mampu menyaring darah Anda. Ketika alkohol mendehidrasi (mengeringkan) tubuh, efek pengeringan dapat mempengaruhi fungsi normal sel dan organ, termasuk ginjal.

Terlalu banyak alkohol juga dapat memengaruhi tekanan darah Anda. Minuman beralkohol cenderung menyebabkan tekanan darah tinggi. Hal tersebut merupakan salah satu penyebab umum penyakit ginjal. Karena itu, Anda wajib menghindari minuman beralkohol tersebut. Minuman beralkohol sama sekali tidak akan memberikan kebaikan pada tubuh Anda. Selain berdampak pada ginjal, alkohol juga sangat berpengaruh terhadap risiko tekanan darah tinggi. Dan jika ini terjadi maka kondisi organ lainnya akan lebih mudah terkena penyakit.

Baca juga : Cara Mengatasi Darah Tinggi Secara Ampuh Tanpa Obat

Memahami Label Makanan

Mengapa Anda perlu memahami label makanan? Apakah akan ada hubungannya dengan tindakan preventif terhadap penyakit ginjal tersebut? Label pada makanan akan membantu Anda memahami nutrisi yang terkandung dalam produk makanan tersebut. Beberapa daftar tersebut akan membantu Anda membaca label makanan. Sehingga Anda dapat memenuhi kebutuhan diet khusus Anda. Serta menghindari makanan yang memiliki kandungan yang bisa membuat risiko sakit ginjal meningkat. Dalam hal ini Anda perlu memperhatikan beberapa daftar dalam label tersebut. Seperti kalori, lemak dan kolesterol, sodium, karbohidrat, gula, serat, protein, dan beberapa daftar lainnya.

13 Makanan Penyebab Sakit Ginjal Yang Harus Dihindari

Tanda Tanda Penyakit Ginjal

Ketika Anda sudah mengalami tanda tanda penyakit ginjal, Anda perlu mewaspadainya. Karena, cairan dapat menumpuk di dalam tubuh dan limbah dapat menumpuk di dalam darah. Dalam hal ini, menghindari atau membatasi makanan tertentu dalam menu diet dapat membantu mengurangi penumpukan produk limbah dalam darah. Selain itu juga bisa memperbaiki fungsi ginjal dan mencegah kerusakan lebih lanjut. Beberapa makanan yang wajib Anda hindari adalah sebagai berikut:

1. Makanan Kaleng

Anda tentunya sering membeli makanan kaleng karena harganya murah dan mudah, bukan? Makanan kaleng sering mengandung tinggi sodium. Anda perlu menghindari dan membatasi konsumsi makanan kaleng tersebut. Fungsinya yaitu untuk mengurangi konsumsi sodium dan Natrium Anda secara keseluruhan.

2. Cola Berwarna Gelap

Minuman Cola biasanya juga mengandung kalori dan gula dalam jumlah yang besar. Serta beberapa zat aditif yang mengandung fosfor, terutama Cola berwarna gelap. Fosfor ini lebih mudah untuk diserap tubuh manusia dibandingkan fosfor alami seperti yang ada pada hewan maupun tumbuhan.

Sementara kandungan fosfor aditif bervariasi tergantung pada jenis Cola. Sebagian besar Cola berwarna gelap diyakini mengandung 50-100 mg dalam porsi 200-ml. Akibatnya, Cola, terutama yang berwarna gelap, harus dihindari untuk menurunkan risiko sakit ginjal.

3. Alpukat

Alpukat sering dipuji karena mengandung gizi yang tinggi. Termasuk baik untuk lemak jantung sehat, serat dan antioksidan mereka. Sementara alpukat biasanya merupakan tambahan yang sehat untuk diet. Akan tetapi bagi para penderita penyakit ginjal perlu menghindarinya. Karena alpukat mengandung potasium yang sangat tinggi. 1 buah alpukat rata-rata memberikan 727 mg potasium yang justru bisa semakin memperburuk kinerja ginjal.

4. Beras Merah

Beras merah memiliki kandungan fosfor dan kalium yang tinggi. Jika Anda merupakan penderita penyakit ginjal, Anda perlu mengontrol konsumsi beras merah ini. Anda disarankan untuk lebih baik memilih konsumsi dengan nasi putih, bulgur, soba dan couscous sebagai alternatif terbaik.

5. Pisang

Apakah Anda penggemar pisang? Pisang memang mempunyai kandungan yang bagus bagi kesehatan. Akan tetapi, di sisi lain, pisang kaya akan sumber kalium. Anda tetap perlu membatasi konsumsinya demi kesehatan ginjal Anda.

6. Produk-Produk Susu

Sebagian besar produk-produk susu pasti mengandung fosfor, kalium, dan protein dalam jumlah tinggi. Sehingga harus dibatasi pada diet ginjal ini. Meskipun kandungan kalsium susu tinggi, kandungan fosfornya justru dapat melemahkan tulang pada mereka yang menderita penyakit ginjal.

7. Jeruk dan Jus Jeruk

Jeruk dan jus jeruk, mengandung vitamin C yang sangat baik untuk tubuh. Akan tetapi mengandung tinggi potasium dan harus dibatasi konsumsinya pada penderita penyakit ginjal.

8. Daging Olahan

Apakah Anda penyuka olahan daging? Jika iya, kini saatnya Anda membatasi olahan-olahan daging tersebut. Seperti halnya hot dog, bacon, pepperoni, dendeng, dan sosis. Daging olahan tersebut biasanya diproses dengan memberikan kadar garam dan protein yang tinggi. Sehingga bisa memperburuk fungsi ginjal.

9. Acar dan Olahan Zaitun

Acar dan olahan zaitun biasanya mengandung tinggi sodium dan harus dibatasi ketika Anda sedang melakukan diet ginjal. Olahan-olahan tersebut cenderung memiliki rasa asin. Karena mereka biasanya digarami dan difermentasi agar rasanya tidak terlalu pahit.

10. Aprikot

Aprikot terkenal dengan kandungan vitamin C, vitamin A, dan juga fiber yang tinggi. Akan tetapi, di sisi lain, Aprikot merupakan makanan tinggi potasium yang sebaiknya perlu dihindari pada penderita sakit ginjal.

11. Kentang dan Ubi Jalar

Kentang dan ubi jalar menjadi makanan favorit biasanya digunakan sebagai pengganti nasi. Akan tetapi, pada faktanya, kedua makanan tersebut mengandung potasium yang tinggi. Sehingga hal ini perlu untuk dikurangi bahkan dihindari. Jika Anda menginginkannya, Anda memotong kentang maupun ubi jalar tersebut menjadi potongan kecil dan tipis. Lalu didihkan setidaknya 10 menit dapat mengurangi kandungan kalium sekitar 50%.

12. Tomat

Siapa sangka jika tomat menjadi salah satu makanan yang perlu dikurangi bagi para penderita penyakit ginjal. Karena ternyata tomat adalah buah tinggi kalium yang mungkin tidak sesuai dengan pedoman diet ginjal. Untuk mengurangi kandungan kalium tersebut, Anda bisa menggantinya dengan sedikit saus tomat untuk menciptakan rasa yang lebih nikmat.

13. Makanan Kemasan dan Instan

Makanan dalam kemasan dan instan mengalami proses pematangan yang cukup tinggi. Biasanya mengandung sodium dalam jumlah yang sangat banyak serta kurang akan nutrisi. Sebaiknya batasi makanan ini dengan diet ginjal agar disfungsi ginjal Anda tidak semakin memburuk.

Ke tiga belas jenis makanan di atas merupakan beberapa yang perlu Anda hindari. Karena mengandung potasium maupun kalium serta beberapa kandungan yang tidak bagus untuk ginjal. Jika makanan tersebut merupakan makanan kesukaan Anda, Anda perlu menghindarinya demi kesehatan ginjal Anda.

13 Makanan Sehat Yang Bagus untuk Dikonsumsi

Tanda Tanda Penyakit Ginjal

Makanan yang mengandung antioksidan dapat membantu menetralisir radikal bebas dan melindungi tubuh. Sehingga jenis makanan ini sering dimasukkan dalam menu diet sehat khusus penderita penyakit ginjal. Lalu, makanan apa saja yang sebenarnya bagus untuk dikonsumsi bagi Anda dengan tanda tanda penyakit ginjal tersebut?

1. Paprika merah

Paprika merah memiliki kadar potasium yang rendah. Akan tetapi itu bukan satu-satunya alasan mengapa paprika merah sangat sempurna untuk diet ginjal. Sayuran paprika merah yang lezat ini mengandung vitamin C, A, B6, asam folat, dan serat yang tinggi. Paprika merah baik untuk Anda karena mengandung lycopene, antioksidan. Yang melindungi terhadap kanker tertentu termasuk sangat bagus untuk mengatasi penyakit ginjal.

2. Kubis

Kubis, siapa sangka jika sayuran yang satu ini direkomendasikan untuk para penderita sakit ginjal. Sayur ini mengandung phytochemical, senyawa kimia dalam buah atau sayuran. Yang berfungsi untuk memecah radikal bebas serta bisa melawan dan melawan kanker, serta kesehatan kardiovaskular.

Selain itu, kubis juga mengandung tinggi vitamin K, vitamin C, serat, vitamin B6 dan asam folat. Kandungan tersebut sangat dibutuhkan oleh tubuh Anda. Yang paling penting salah satunya adalah bahwa kubis rendah potasium. Serta harganya sangat terjangkau, sehingga sangat dianjurkan bagi penderita sakit ginjal.

3. Bunga Kol

Selain kubis, ternyata bunga kol juga memiliki kandungan vitamin C yang tinggi, sumber folat serta serat yang baik. Di samping itu, bunga kol juga mengandung indoles, glucosinolates dan thiocyanate. Yaitu senyawa yang membantu hati untuk menetralkan zat beracun yang dapat merusak membran sel dan DNA termasuk dalam ginjal.

4. Bawang Putih

Bawang putih membantu mencegah flek terbentuk pada gigi Anda, menurunkan kolesterol dan mengurangi peradangan. Selain itu, Anda tentunya tahu jika bawang putih memiliki kandungan antioksidan yang cukup tinggi. Sehingga perlu Anda tambahkan ke menu diet ginjal Anda.

5. Bawang Bombai

Seperti halnya bawang putih, kandungan bawang bombai juga sangat diperlukan oleh Anda penderita penyakit ginjal. Bawang ini mengandung quercetin, antioksidan kuat yang berfungsi mengurangi penyakit jantung dan melindungi terhadap banyak kanker. Selain itu, bawang bombai juga mengandung rendah potasium dan sumber yang baik dari kromium, dan mineral. Kandungan tersebut sangat membantu metabolisme karbohidrat, lemak dan protein.

6. Buah Apel

Apel telah terkenal sebagai buah yang ampuh mengurangi kolesterol, mencegah sembelit, melindungi terhadap penyakit jantung dan mengurangi risiko kanker. Tinggi serat dan senyawa anti-inflamasi buah apel tersebut juga sebagai salah satu makanan paling populer untuk para penderita ginjal.

7. Cranberry

Buah cranbery yang lezat ini juga sangat terkenal untuk melindungi terhadap infeksi kandung kemih. Yaitu dengan mencegah bakteri menempel ke dinding kandung kemih. Dengan cara yang sama, cranberry juga melindungi lambung dari bakteri penyebab ulkus. Serta melindungi lapisan saluran gastrointestinal (GI). Faktanya, ternyata buah cranberry tersebut juga sangat bagus untuk penyakit ginjal karena kandungannya.

8. Bluberi

Anda tentunya suka dengan buah yang satu ini, bukan? Bluberi merupakan jenis buah beri yang tinggi akan kandungan fitonutrien antioksidan yang disebut anthocyanidins. Selain itu juga mengandung senyawa alami yang mengurangi peradangan. Buah beri ini adalah sumber vitamin C yang baik. Beberapa lainnya yaitu mangan, senyawa yang membuat tulang Anda sehat; dan mengandung tinggi serat. Antioksidan dalam bluberi telah terbukti membantu membantu mengurangi risiko terkena penyakit ginjal.

9. Raspberi

Satu lagi buah beri yang sangat berkhasiat. Raspberi mengandung phytonutrien yang disebut asam ellagic. Jenis asam ini berfungsi untuk membantu menetralisir radikal bebas dalam tubuh serta mencegah kerusakan sel. Buah ini juga mengandung flavonoid yang disebut anthocyanin APakah itu? Merupakan antioksidan yang memberi mereka warna merah. Selain itu juga mengandung tinggi mangan, vitamin C, serat dan folat, vitamin B. Sehingga mampu menghambat penyakit ginjal, pertumbuhan sel kanker, dan pembentukan tumor.

10. Stroberi

Apakah Anda pencinta buah stroberi? Jika iya, maka Anda sangat beruntung karena buah stroberi kaya akan dua jenis fenol yaitu anthocyanin dan ellagitannins. Anthocyananins adalah antioksidan kuat yang membantu melindungi struktur sel tubuh dan mencegah kerusakan oksidatif. Stroberi juga merupakan sumber vitamin C dan mangan yang sangat baik dan sumber serat yang sangat bagus. Sehingga buah ini dikenal untuk memberikan perlindungan jantung. Serta komponen antikanker dan anti-inflamasi termasuk dalam penanganan penyakit ginjal.

11. Putih Telur

Selain buah-buahan yang telah disebutkan di atas, ternyata putih telur juga bagus dan disarankan bagi para penderita penyakit ginjal. Putih telur terkenal dengan protein murninya dan memberikan kualitas protein tertinggi dengan kandungan asam amino esensial.

12. Ikan

Anda penggemar ikan? Perlu ketahui bahwa ikan merupakan salah satu makanan yang bagus bagi penderita penyakit ginjal. Ikan merupakan sumber protein yang berkualitas tinggi serta omega-3 yaitu lemak antiinflamasi. Lemak sehat tersebut dapat membantu melawan penyakit seperti penyakit ginjal, jantung dan kanker. Omega-3 juga membantu menurunkan low-density lipoprotein atau LDL kolesterol. Yang merupakan kolesterol jahat, dan meningkatkan high-density lipoprotein atau HDL cholesterol, yang merupakan kolesterol baik.

13. Minyak Zaitun

Siapa yang tidak tahu manfaat minyak zaitun? Minyak zaitun mengandung tinggi asam lemak untuk anti-peradangan dan juga asam oleat. Lemak tak jenuh tunggal dalam minyak zaitun ini mampu melindungi terhadap oksidasi. Selain itu, minyak zaitun juga kaya akan senyawa polifenol dan antioksidan yang mencegah peradangan dan oksidasi.

Pengobatan Penyakit Ginjal Secara Umum

Tanda Tanda Penyakit Ginjal

Pada umumnya, pengobatan penyakit ginjal dilakukan secara medis. Yaitu dengan berbagai pengobatan, injeksi, maupun operasi. Adapun beberapa obat penyakit ginjal yang sering dilakukan secara medis adalah sebagai berikut.

Obat Penyakit Ginjal

Tindakan pengobatan biasanya selalu dipilih untuk mengatasi atau menyembuhkan penyakit ginjal seseorang. Perlu Anda ketahui bahwa dalam pemberian obat-obatan. Ada beberapa kelas obat yang berbeda yang digunakan untuk membantu mengendalikan beberapa masalah yang terkait dengan gagal ginjal.

Beberapa pengobatan tersebut meliputi:

  • Obat penurun fosfor: kalsi um karbonat, calcitriol, dan sevelamer
  • Stimulasi produksi sel da rah merah : erythropoietin, darbepoetin, suplemen zat besi
  • Obat tekanan darah, dan Vitamin.

Selain itu, ada beberapa tahapan pengobatan seperti halnya Dialisis peritoneal yang menggunakan rongga perut sebagai filter dialisis. Yaitu untuk membersihkan limbah dan menyeimbangkan kadar elektrolit.

Proses Dialisis

Dialisis secara artifisial menghilangkan produk limbah dan cairan ekstra dari darah ketika ginjal tidak lagi dapat melakukan fungsi ini. Dalam hemodialisis, alat penyaring limbah dan kelebihan cairan dari darah Anda. Dalam dialisis peritoneal, tabung tipis (kateter) dimasukkan ke dalam perut Anda, mengisi rongga perut Anda dengan larutan dialisis yang menyerap limbah dan cairan berlebih. Setelah beberapa waktu, larutan dialisis mengalir dari tubuh Anda, membawa sampah bersamanya keluar dari tubuh Anda.

Transplantasi Ginjal

Jika memang kondisi ginjal Anda sudah semakin parah, hal yang disarankan oleh dokter adalah dengan operasi dan transplantasi ginjal. Jika gagal ginjal terjadi dan tidak dapat dikembalikan, transplantasi ginjal merupakan pilihan alternatif untuk dialisis. Akan tetapi, proses ini tidak mudah dan harus mencari donor ginjal yang cocok bagi Anda. Selain itu, harga penyembuhan yang satu ini juga tergolong mahal. Sehingga terkadang beberapa orang pun tidak kuat untuk melakukannya.

Bagaimana menurut Anda dengan pengobatan secara medis tersebut? Mungkin terlihat mengerikan, bukan? Sebagian besar, para penderita penyakit ginjal merasa kengerian yang begitu dahsyat untuk melewati proses pengobatan tersebut. Sehingga, beberapa di antara mereka memilih pasrah dan hanya mengonsumsi beberapa obat-obatan saja.

Pengobatan Ginjal Terbukti Dengan Bioenergi Healing

Tanda Tanda Penyakit Ginjal

Jika Anda telah berputus asa terhadap kondisi penyakit ginjal Anda yang semakin lama semakin memburuk. Lelah melakukan pengobatan medis, dan tidak memiliki biaya yang cukup untuk transplantasi. Anda bisa melakukan penyembuhan secara alami dengan Bioenergi Healing.

Apakah Bioenergi healing tersebut dan apakah tepercaya mampu mengatasi penyakit kronis yang satu ini? Dengan Izin Tuhan yang Maha Esa, penyembuhan Bioenergi ini sangat bisa membantu Anda menyembuhkan penyakit ginjal pada diri Anda. Beberapa orang telah membuktikannya sendiri. Bahkan penyembuhan ini juga mampu mengobati berbagai penyakit kronis lainnya. Seperti penyakit jantung, radang, maag kronis, sistem pencernaan kronis, diabetes, dan lain sebagainya. Penyembuhan ini tidak hanya mengatasi penyakit yang Anda derita. Akan tetapi juga memberikan kesembuhan secara psikis, mental, pikiran, serta emosional Anda.

Seperti apakah proses yang akan Anda jalani dalam penyembuhan Bioenergi ini? Anda bisa mengetahui lebih lengkap proses serta hasil dari penyembuhan Bioenergi dengan cara mempelajarinya lebih lanjut di tautan berikut. Selain itu, sangat disarankan bagi Anda untuk melakukan konsultasi kepada Master Bioenergi. Yaitu seseorang yang profesional di bidangnya dan telah mendapatkan sertifikat ahli. Sehingga Anda akan segera ditunjukkan jalan penyembuhan tanpa pengobatan kimia bahkan operasi maupun transplantasi.

Baca juga : Cara Menyembuhkan Penyakit Ginjal Tanpa Operasi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *